
Masalah yang sering dialami banyak orang Indonesia saat bepergian atau bertransaksi adalah bingung memilih ATM mana yang paling hemat biaya, paling luas jaringannya, dan paling nyaman dipakai. Anda mungkin pernah bertanya: kapan sebaiknya pakai ATM BRI yang ada logo Link, kapan memanfaatkan ATM Bersama, dan kapan beralih ke PRIMA? Kebingungan ini bisa berujung biaya tambahan yang tidak perlu, transaksi gagal, atau antrean yang memakan waktu. Artikel ini membantu Anda memahami perbedaan inti ATM BRI Link, ATM Bersama, dan PRIMA—dengan bahasa sederhana, data ringkas, dan contoh nyata—agar Anda bisa selalu memilih mesin ATM yang tepat, cepat, dan hemat.
Apa itu ATM BRI Link, ATM Bersama, dan PRIMA? (Gambaran Dasar yang Wajib Tahu)
Sebelum membahas biaya dan strategi hemat, penting untuk menyamakan persepsi. Istilah “ATM BRI Link” kerap membingungkan karena ada dua hal yang mirip namanya. Pertama, ATM BRI adalah mesin ATM milik Bank BRI. Kedua, Link adalah jaringan switching nasional yang dikelola PT Jalin Payment Nusantara. BRI adalah anggota jaringan ini, sehingga banyak ATM BRI menampilkan logo “Link”. Artinya, kartu bank anggota Link bisa dipakai di ATM berlogo Link, termasuk ATM BRI. Perlu dibedakan dari Agen BRILink (agen laku pandai/branchless banking) yang memakai EDC, bukan mesin ATM—fungsinya berbeda. Jadi, ketika artikel ini menyebut “ATM BRI Link”, yang dimaksud adalah ATM BRI yang tergabung dalam jaringan Link.
Sementara itu, ATM Bersama adalah jaringan switching yang dioperasikan Artajasa. Jaringan ini menghubungkan puluhan bank di Indonesia agar nasabah bisa melakukan tarik tunai, cek saldo, dan transfer antarbank melalui mesin ATM dengan logo “ATM Bersama”. Karakter utamanya: jangkauan luas lintas bank dan kota, terutama berguna ketika ATM bank asal Anda tidak tersedia di sekitar lokasi Anda.
PRIMA (Jaringan PRIMA) adalah jaringan switching yang dioperasikan PT Rintis Sejahtera. Sama seperti ATM Bersama, PRIMA menghubungkan banyak bank dan lembaga keuangan. Banyak bank besar—termasuk bank swasta nasional—terintegrasi ke PRIMA, sehingga Anda akan sering menemukan logo “PRIMA” di mesin ATM maupun di belakang kartu debit Anda. PRIMA juga terhubung ke ekosistem pembayaran retail tertentu, yang memperkaya ragam transaksi di beberapa mesin ATM.
Apa artinya bagi Anda? Ketiganya—Link, ATM Bersama, dan PRIMA—adalah “jembatan” antarbank. Mesin ATM di lapangan dapat memuat satu atau beberapa logo jaringan. Kartu Anda bisa dipakai lintas jaringan sesuai logo yang tertera di kartu dan mesin. Jika ATM BRI di depan Anda memajang logo Link dan kartu Anda juga mendukung Link, transaksi lintas bank bisa dilakukan di sana. Intinya, pahami: (1) mesin ATM siapa, (2) logo jaringan yang ada pada mesin, dan (3) logo jaringan yang didukung kartu Anda. Dengan tiga cek cepat ini, Anda akan tahu apakah kartu Anda “nyambung” dengan mesin tersebut.
Biaya, Limit, dan Fitur Layanan: Mana yang Paling Hemat dan Fleksibel?
Biaya antarbank menjadi pertimbangan utama. Secara umum, transaksi tarik tunai, cek saldo, dan transfer antarbank melalui jaringan Link, ATM Bersama, atau PRIMA dikenakan biaya yang ditetapkan oleh bank penerbit kartu Anda (issuing bank) dan dapat berubah mengikuti kebijakan bank serta regulasi. Karena setiap bank bisa menerapkan tarif berbeda, Anda sebaiknya selalu cek di aplikasi mobile banking atau situs resmi bank sebelum transaksi. Namun, pola yang sering dijumpai: biaya tarik tunai antarbank berada di kisaran beberapa ribu rupiah per transaksi, transfer antarbank juga di kisaran beberapa ribu rupiah, dan cek saldo biasanya paling murah di antara ketiganya. Perlu diingat, transaksi di ATM bank sendiri (on-us) umumnya gratis atau lebih murah daripada lintas jaringan.
Bagaimana dengan limit? Limit harian tarik tunai atau transfer di ATM ditentukan oleh jenis kartu/debit Anda (misalnya kartu Classic, Gold, atau Platinum) dan kebijakan bank penerbit. Di jaringan mana pun (Link, ATM Bersama, PRIMA), limit yang “mengikuti” adalah limit kartu Anda. Jika kartu Anda memiliki limit tarik tunai harian tertentu, limit itu tetap berlaku meskipun Anda menggunakan jaringan berbeda. Kuncinya adalah memahami ketentuan kartu Anda, bukan sekadar logonya.
Dari sisi fitur, ketiga jaringan umumnya mendukung: tarik tunai, cek saldo, transfer antarbank, dan dalam beberapa mesin: pembayaran tagihan/pembelian (token listrik, pulsa, dsb.). Fitur tambahan seperti setor tunai biasanya hanya tersedia pada mesin setor-tarik milik bank tertentu dan umumnya hanya melayani nasabah bank tersebut (on-us). Jadi, jika Anda ingin setor tunai, lebih andal menggunakan mesin setor tunai bank Anda sendiri.
Untuk memudahkan perbandingan ringkas, lihat tabel ini. Data bersifat umum dan dapat bervariasi tergantung bank dan lokasi.
| Aspek | ATM BRI (Jaringan Link) | ATM Bersama | PRIMA |
|---|---|---|---|
| Operator Jaringan | PT Jalin Payment Nusantara (Link) | Artajasa (ATM Bersama) | PT Rintis Sejahtera (PRIMA) |
| Jenis Transaksi Umum | Tarik tunai, cek saldo, transfer antarbank | Tarik tunai, cek saldo, transfer antarbank | Tarik tunai, cek saldo, transfer antarbank |
| Biaya Antarbank (Kisaran Umum) | Beberapa ribu rupiah per transaksi (cek bank) | Beberapa ribu rupiah per transaksi (cek bank) | Beberapa ribu rupiah per transaksi (cek bank) |
| Limit Transaksi | Mengikuti jenis kartu dan kebijakan bank penerbit | Mengikuti jenis kartu dan kebijakan bank penerbit | Mengikuti jenis kartu dan kebijakan bank penerbit |
| Setor Tunai | Umumnya on-us di ATM setor tunai BRI | Tidak umum (tergantung mesin/bank pemilik) | Tidak umum (tergantung mesin/bank pemilik) |
| Cakupan | Nasional; kuat di area dengan jaringan BRI | Nasional; lintas banyak bank peserta | Nasional; lintas banyak bank peserta |
Tips cepat menghemat: sebelum transaksi, bandingkan biaya di aplikasi bank Anda. Banyak aplikasi menampilkan estimasi biaya transfer antarbank (termasuk opsi BI-FAST untuk transfer di aplikasi dengan biaya rendah). Untuk transaksi di ATM, cek juga logo pada kartu dan mesin; pilih yang on-us bila memungkinkan untuk menekan biaya.
Keamanan dan Keandalan: Mengurangi Risiko di Lapangan
Keamanan transaksi ATM tidak hanya soal jaringan, tetapi juga kebiasaan pengguna. Secara teknis, Link, ATM Bersama, dan PRIMA menerapkan standar keamanan industri pembayaran—mulai dari enkripsi PIN, pemantauan transaksi, hingga sertifikasi sistem. Namun, kelemahan terbesar sering kali ada pada celah sosial dan fisik: skimming, shoulder surfing, hingga penipuan bantuan palsu di lokasi ATM.
Berikut praktik terbaik yang berlaku lintas jaringan: (1) selalu tutup keypad dengan tangan saat memasukkan PIN; (2) cek slot kartu dan area keypad—hindari ATM dengan aksesori mencurigakan; (3) pilih ATM di lokasi terang, ramai, dan idealnya di dalam cabang/gerai resmi; (4) aktifkan notifikasi transaksi di mobile banking agar Anda langsung tahu jika ada aktivitas mencurigakan; (5) jika kartu tertelan, segera hubungi call center resmi bank—jangan menerima bantuan dari orang tak dikenal; (6) periksa saldo/riwayat transaksi secara berkala.
Keandalan jaringan dipengaruhi oleh kualitas sambungan, pemeliharaan mesin, dan suplai uang tunai. Pada jam sibuk atau area wisata, Anda mungkin menemui antrean atau mesin kehabisan uang. Di kondisi ini, fleksibilitas memakai jaringan alternatif (misalnya beralih dari Link ke ATM Bersama atau PRIMA) akan sangat membantu. Simpan beberapa opsi lokasi ATM di sekitar Anda lewat peta digital—banyak bank dan operator jaringan menyediakan “ATM locator” di situs resmi mereka. Mengandalkan satu mesin saja kerap berisiko, terutama saat akhir pekan atau libur panjang.
Pengalaman pribadi: saat perjalanan darat Jawa–Bali pada akhir 2023, saya menyiapkan dua rencana. Rencana A: tarik tunai di ATM bank saya sendiri (on-us). Rencana B: jika tidak tersedia, saya cari ATM dengan logo jaringan yang cocok dengan kartu saya (Link, Bersama, atau PRIMA), prioritas pada lokasi di dalam minimarket besar atau SPBU yang ramai dan terang. Dalam satu kesempatan di daerah yang relatif sepi, mesin on-us penuh antrean dan beberapa kali gagal transaksi. Beralih ke ATM berlogo PRIMA di minimarket terdekat langsung berhasil, dengan biaya yang sudah saya perkirakan sebelumnya karena saya mengecek tarif di aplikasi bank. Pelajarannya sederhana: punya “rencana B” dan tahu jaringan apa yang didukung kartu Anda bisa menghemat waktu dan menurunkan stres.
Kapan Menggunakan Masing-Masing: Skenario Praktis Agar Selalu Tepat Pilih
Panduan cepat berdasarkan skenario:
– Gunakan ATM bank Anda sendiri (on-us) ketika: Anda butuh tarik tunai dalam jumlah lebih besar, ingin setor tunai, atau ingin meminimalkan biaya. Mesin sektor tarik bank sendiri biasanya paling andal untuk setoran dan denom tunai yang lebih beragam. Jika mesin on-us tersedia dan tidak ramai, ini adalah pilihan default yang hemat.
– Gunakan ATM BRI yang berlogo Link ketika: Anda nasabah bank anggota Link dan mesin on-us tidak tersedia. Link menawarkan interkoneksi antarbank yang baik di banyak wilayah Indonesia. Ini berguna di daerah yang dominan oleh jaringan bank Himbara. Tetap cek biaya di aplikasi bank Anda; bila hanya butuh cek saldo atau tarik tunai nominal kecil, biaya tambahan masih bisa diterima dibanding waktu terbuang mencari mesin on-us.
– Gunakan ATM Bersama ketika: Anda berada di area perkotaan/permukiman dengan variasi bank peserta yang beragam. ATM Bersama sering menjadi “penyelamat” saat mesin on-us sedang offline atau antre panjang. Untuk transfer antarbank lewat ATM, jaringan Bersama biasanya tersedia luas. Pertimbangkan biaya dan waktu—kalau transaksi mendesak, biaya beberapa ribu rupiah bisa dianggap “harga kecepatan”.
– Gunakan PRIMA ketika: Kartu Anda mendukung PRIMA dan Anda menemukan mesin dengan logo PRIMA yang dekat dan aman. Di beberapa kota, ketersediaan PRIMA sangat baik—memberi alternatif praktis untuk tarik tunai atau transfer. Jika aplikasi bank Anda menampilkan estimasi biaya PRIMA dan cocok dengan kebutuhan, Anda bisa langsung eksekusi tanpa menunda.
Kombinasikan strategi ini dengan dua hal: (1) selalu cek saldo/biaya melalui aplikasi bank sebelum menuju ATM, dan (2) manfaatkan BI-FAST di aplikasi untuk transfer antarbank biaya rendah ketika tidak memerlukan uang tunai fisik. Dengan begitu, ATM lintas jaringan menjadi opsi cadangan yang cerdas, bukan satu-satunya jalan. Selain menghemat biaya, pendekatan ini meningkatkan kenyamanan—Anda memilih alat transaksi sesuai konteks: aplikasi saat butuh transfer cepat, ATM on-us saat menarik tunai besar, dan jaringan Link/Bersama/PRIMA saat butuh fleksibilitas lokasi.
Tips Praktis Menghemat Biaya dan Waktu Saat Pakai ATM Lintas Jaringan
– Kenali logo di kartu dan mesin: Cocokkan logo Link/Bersama/PRIMA di kartu Anda dengan yang terpampang di mesin. Ini langkah pertama untuk memastikan transaksi tidak gagal.
– Cek tarif di aplikasi bank: Banyak bank menampilkan estimasi biaya sebelum Anda konfirmasi transfer atau menarik tunai di jaringan lain. Biasakan cek ini agar tidak ada “surprise fee”.
– Satukan transaksi: Bila perlu tarik tunai di jaringan lain, rencanakan nominal agar tidak berulang kali kena biaya. Satu kali tarik dengan nominal pas biasanya lebih hemat daripada beberapa kali tarik kecil.
– Pilih lokasi aman: Prioritaskan ATM di dalam cabang, pusat perbelanjaan, minimarket 24 jam, atau SPBU. Selain lebih aman, pasokan uang dan konektivitas cenderung lebih stabil.
– Gunakan ATM locator resmi: Manfaatkan pencari lokasi ATM di situs bank/jaringan untuk menemukan mesin terdekat yang sesuai jaringan kartu Anda. Ini menghemat waktu dan mengurangi kebingungan.
– Pakai BI-FAST untuk transfer: Jika tujuan Anda transfer antarbank, pertimbangkan BI-FAST lewat aplikasi bank Anda. Biayanya umumnya lebih rendah dibanding transfer antarbank lewat ATM. ATM tetap berguna saat Anda butuh tunai fisik.
– Hindari jam padat bila memungkinkan: Pagi hari di awal pekan atau menjelang jam pulang kantor sering lebih penuh. Jika tidak mendesak, pilih waktu yang lebih lengang.
– Simpan nomor call center bank: Jika ada kartu tertelan atau transaksi tidak jelas statusnya, Anda bisa langsung kontak resmi—jangan pernah menerima bantuan orang tak dikenal di lokasi.
Q & A: Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Q: Apakah biaya di Link, ATM Bersama, dan PRIMA sama?
A: Tidak selalu. Biaya ditentukan oleh bank penerbit kartu dan bisa berbeda antarbank atau berubah dari waktu ke waktu. Cek selalu di aplikasi atau situs resmi bank Anda.
Q: Apakah saya bisa setor tunai di ATM lintas jaringan?
A: Mayoritas setor tunai hanya tersedia di mesin setor-tarik milik bank Anda sendiri (on-us). Mesin jaringan lain biasanya tidak menerima setoran untuk nasabah bank lain.
Q: Bagaimana jika kartu saya tidak menampilkan logo Link/Bersama/PRIMA?
A: Periksa di aplikasi/situs bank Anda—bisa jadi kartu tetap terhubung ke jaringan tertentu meski logo tidak tercetak. Namun, paling aman gunakan mesin ATM bank Anda sendiri atau cari informasi resmi dukungan jaringan.
Q: Transaksi saya gagal tapi saldo terdebet. Apa yang harus saya lakukan?
A: Simpan bukti/struk, foto layar jika perlu, dan hubungi call center bank Anda. Umumnya dana akan direkonsiliasi dalam beberapa waktu kerja jika sistem mendeteksi kegagalan.
Q: Mana yang paling luas cakupannya?
A: Ketiganya memiliki sebaran nasional. Ketersediaan nyata bergantung kota/daerah. Gunakan ATM locator resmi dan peta digital untuk melihat opsi terdekat saat itu.
Kesimpulan: Ringkas, Praktis, dan Siap Dipraktikkan
Inti artikel ini: ATM BRI yang tergabung dalam jaringan Link, ATM Bersama, dan PRIMA semuanya berfungsi sebagai jembatan antarbank untuk tarik tunai, cek saldo, dan transfer. Perbedaan utama yang perlu Anda pedulikan adalah (1) apakah kartu Anda cocok dengan jaringan di mesin; (2) biaya yang dikenakan bank penerbit kartu; (3) ketersediaan fitur di mesin (misalnya setor tunai biasanya hanya on-us); dan (4) konteks penggunaan—apakah Anda mengejar biaya paling hemat, lokasi paling dekat, atau transaksi paling cepat. Dengan memahami empat hal tersebut, Anda akan selalu bisa memilih mesin ATM yang tepat, menghemat biaya, dan menghindari kerumitan yang tidak perlu.
Sebelum pergi, lakukan tiga langkah praktis: (1) cek tarif dan limit kartu Anda di aplikasi bank; (2) tandai beberapa lokasi ATM terdekat dengan logo jaringan yang cocok; (3) siapkan rencana cadangan—jika mesin on-us ramai atau offline, beralih ke mesin berlogo Link, ATM Bersama, atau PRIMA yang aman dan terang. Untuk transfer, pertimbangkan BI-FAST di aplikasi karena umumnya lebih murah. Langkah-langkah kecil ini membentuk kebiasaan finansial yang efisien, mengurangi biaya “tak kelihatan”, menghemat waktu, dan menambah rasa aman saat bertransaksi.
Sekarang giliran Anda. Coba terapkan panduan ini dalam transaksi berikutnya: cek logo kartu, pilih mesin sesuai jaringan, dan bandingkan biaya sebelum menekan tombol “OK”. Simpan juga nomor call center bank di ponsel Anda untuk berjaga-jaga. Ketika Anda menguasai cara kerja jaringan ATM, Anda tidak hanya menjadi pengguna yang cerdas—Anda menjadi pengelola keuangan yang lebih tangguh, adaptif, dan hemat. Siap mencoba hari ini? Mesin ATM terdekat bisa jadi latihan pertama Anda.
Sumber dan tautan bermanfaat: – Informasi jaringan Link (Jalin): https://www.jalin.co.id – ATM Bersama (Artajasa): https://www.atmbersama.com – Jaringan PRIMA (Rintis Sejahtera):